Makara kubah masjid, makara masjid tembaga – Makara Kubah adalah bagian kubah masjid yang paling atas atau disebut juga penutup kubah masjid. Kubah masjid tembaga adalah salah satu karya pengrajin kerajinan tembaga di Cepogo, Boyolali yang sudah dijual ke berbagai tempat. Kubah masjid tembaga memiliki kelebihan tersendiri dibandingkan dengan kubah masjid berbahan logam lainnya.

Kubah Masjid Tembaga Kuningan menjadi  salah satu pilihan yang banyak diminati karena banyak kelebihan. Seperti yang kita tahu bahwa di Indonesia kerajinan tembaga dan kuningan cukup banyak dan semakin berkembang pesat. Maka pengolahan bahan menggunakan kuningan dan tembaga menjadi hal penting untuk membuat sebuah karya emas.

Kubah masjid memiliki ukuran yang cukup besar. Maka tidak heran jika proses pengerjaannya membutuhkan  waktu yang lama. Kubah masjid kuningan belakangan ini banyak dpilih karena selain lebih mudah membuatnya ternyata menyimpan banyak kelebihan. Akan tetapi Banyak juga pengrajin tembaga dan kuningan yang menerima pesanan berubah sesuai dengan keinginan.

Seperti yang dketahui bahwa kubah masjid memiliki model dan bentuk yang berbeda-beda. Bahkan ukuran dan jenisnya juga bisa berubah sesuai dengan keinginan para pembeli. Jadi sebelum memesan kubah masjid ada baiknya menentukan jenis ukuran kubah masjid yang diinginkan, agar para pengrajin kuningan dan tembaga dapat memberikan hasil yang tidak mengecewakan.

Penggunaan tembaga untuk berbagai peralatan sehari-hari memang sudah ada sejak masa lampau. Dalam sejarah, dikenal suatu masa yang disebut zaman logam. Manusia beralih dari menggunakan peralatan yang berbahan batu ke berbagai peralatan yang berbahan logam. Menariknya, zaman logam yang bermula dari zaman tembaga ini sudah ada sejak manusia belum mengenal tulis menulis.

Kubah masjid tembaga ternyata dikenal lebih awet dibandingkan kubah yang berbahan logam aluminium dan besi. Aluminium dan besi cenderung berubah seiring dengan umurnya yang semakin lama ditambah dengan perubahan cuaca yang ada. Sehingga kubah aluminium atau besi lebih sering perlu direparasi. Sedangkan kubah tembaga tidak.

Kubah masjid berbahan tembaga ternyata memiliki unsur logam yang tidak berkurang meskipun digunakan dalam waktu lama dengan interaksinya terhadap cuaca. Sehingga kubah tembaga lebih bertahan, tetap kuat dan bisa digunakan lebih lama. Kekurangan yang ditemukan pada kubah tembaga karena sudah terlalu lama biasanya ada di perubahan warnanya.

Namun kubah tembaga yang masih baru memiliki warna yang menarik. Kubah masjid memang seharusnya memperlihatkan kemegahan layaknya mahkota pada bangunan. Warnanya yang merah kecoklatan dapat menarik perhatian dari jauh dan lebih menarik dibandingkan warna putih alumuniun dan gelap pada material besi. Sehingga, kubah masjid tembaga relatif tidak perlu diberi tambahan pewarna seperti cat.

Categories:

Tags:

Produk Lainnya